Nurul Arifin Minta Kemlu Siapkan Evakuasi WNI di Tengah Konflik

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Anggota Komisi I DPR Fraksi Golkar Nurul Arifin meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan data WNI yang berada di negara terdampak perang Amerika Serikat-Israel dan Iran. Nurul menyebut pemerintah harus menyiapkan evakuasi WNI jika keadaan semakin buruk.

“Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri dan seluruh KBRI harus memastikan data WNI benar-benar akurat dan diperbarui secara berkala. Pendataan ini menjadi kunci dalam setiap pengambilan keputusan, termasuk jika sewaktu-waktu diperlukan langkah evakuasi,” ujar Nurul dalam keterangannya, Selasa (3/2/2026).

Menurut dia, komunikasi antara WNI dan perwakilan RI di luar negeri harus diperkuat. Kanal informasi resmi, termasuk hotline darurat, perlu dipastikan aktif 24 jam merespons perkembangan di lapangan.

Legislator Golkar ini menilai pemerintah perlu menyiapkan skenario kontingensi secara komprehensif. Skenario tersebut mencakup pemetaan wilayah berisiko tinggi, identifikasi kelompok WNI yang rentan, serta kesiapan jalur evakuasi melalui udara, laut, maupun darat jika kondisi semakin memburuk.

“Evakuasi harus sudah masuk dalam perencanaan sejak awal. Bukan berarti kita ingin situasi memburuk, tetapi dalam kondisi konflik, kesiapan adalah hal mutlak,” katanya.

Nurul juga mengimbau WNI tak melakukan perjalanan ke kawasan Timur Tengah untuk sementara waktu. Menurutnya, penundaan perjalanan termasuk perjalanan ibadah umrah, merupakan langkah bijak di tengah situasi keamanan yang belum stabil.

“Keselamatan warga harus menjadi pertimbangan utama. Jangan memaksakan perjalanan ketika situasi belum sepenuhnya aman,” ujar Nurul.

Komisi I DPR disebut akan melakukan pengawasan terhadap kesiapan pemerintah dalam melindungi WNI di luar negeri. Nurul memastikan DPR siap mendukung langkah-langkah yang diperlukan, termasuk dari sisi kebijakan maupun anggaran.

“Kita berharap situasi segera mereda. Namun yang terpenting saat ini adalah memastikan setiap WNI berada dalam perlindungan negara,” imbuhnya.

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Detik

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas
Kabel Menjuntai Sebabkan Kecelakaan di Kampung Grojog, Ini Tanggapan TelkomGroup
Dede Yusuf: Ombudsman Tak Boleh Dihalangi, Tugasnya Mengawasi Pelayanan Publik
Praktisi Pendidikan Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Terkait Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi
Dukungan Penuh 27 Kab/Kota, Anton Suratto Terima SK Langsung dari DPP Demokrat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 03:50 WIB

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif

Sabtu, 26 September 2026 - 13:45 WIB

Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani

Jumat, 25 September 2026 - 15:09 WIB

Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas

Jumat, 25 September 2026 - 14:44 WIB

Kabel Menjuntai Sebabkan Kecelakaan di Kampung Grojog, Ini Tanggapan TelkomGroup

Jumat, 25 September 2026 - 09:22 WIB

Dede Yusuf: Ombudsman Tak Boleh Dihalangi, Tugasnya Mengawasi Pelayanan Publik

Berita Terbaru