DPR RI Siap Bahas Opsi Pemotongan Gaji Pejabat untuk Antisipasi Krisis Global

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Ketua Fraksi Partai Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Muhammad Sarmuji, menyatakan sejumlah fraksi partai politik di DPR mendukung wacana pengurangan gaji pejabat sebagai langkah menghadapi potensi dampak krisis global, Senin (16/3/2026). Usulan tersebut sebelumnya disampaikan oleh Presiden, Prabowo Subianto.

Sarmuji mengatakan pihaknya siap menerima pemotongan gaji apabila kondisi negara memang membutuhkan langkah tersebut.

“Kalau negara membutuhkan, kami siap dipotong gaji. Ini juga bentuk kepekaan pejabat terhadap kondisi ekonomi yang sedang dihadapi,” tutur Sarmuji.

Ia menambahkan pemerintah perlu menyiapkan berbagai simulasi kebijakan untuk mengantisipasi kemungkinan dampak krisis global.

Dukungan serupa disampaikan Sekretaris Fraksi Partai NasDem di DPR, Ahmad Sahroni. Menurutnya, pemerintah memiliki sejumlah opsi untuk meningkatkan efisiensi anggaran negara.

“Pemerintah punya banyak pilihan untuk melakukan efisiensi anggaran,” ucap Sahroni.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kebijakan yang menyangkut pemotongan gaji harus dibahas secara matang agar tidak menimbulkan dampak lanjutan terhadap berbagai sektor.

“Kebijakan seperti ini harus dikaji secara menyeluruh agar tidak menimbulkan efek lanjutan di sektor lain,” katanya.

Sahroni menegaskan sikap DPR tetap sejalan dengan pemerintah, yakni menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.

Sementara itu, anggota Komisi XII DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Eddy Soeparno, menyatakan pihaknya akan mengikuti arahan Presiden.

“Kami pada prinsipnya mengikuti arahan Presiden. Usulan yang disampaikan pemerintah sudah cukup komprehensif untuk menjaga stabilitas negara,” ujar Eddy.

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga mendorong langkah penghematan konsumsi bahan bakar minyak serta mempertimbangkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagai bagian dari strategi menghadapi potensi tekanan ekonomi global.

Sebagai perbandingan, Prabowo mencontohkan kebijakan penghematan yang diterapkan di Pakistan. Negara tersebut memberlakukan kerja dari rumah hingga 50 persen bagi pegawai pemerintah dan swasta, serta mengurangi hari kerja menjadi empat hari dalam sepekan.

Selain itu, pemerintah Pakistan juga melakukan berbagai langkah efisiensi, seperti pengurangan gaji pejabat kabinet dan anggota parlemen, pembatasan penggunaan kendaraan dinas dan bahan bakar, serta penghentian sejumlah belanja pemerintah, termasuk pengadaan kendaraan, pendingin ruangan, dan perabot kantor.

Menurut Prabowo, berbagai kebijakan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah Indonesia dalam merumuskan langkah penghematan yang tepat.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Petisi Palmerah Akan Terus Kawal Isu Legitimasi Akademik Wakil Presiden Gibran
Pemkab Sorong Salurkan Alat Bantu Disabilitas, Kadinsos Amatus Turot: Keterbatasan Fisik Bukan Penghalang untuk Berkarya
Pimpin DPD PAN Raja Ampat, Anggota DPRK Ruben Sauyai Siap Emban Amanah Partai
KAMAKSI: Dua Kurator Koba Tin Ditahan, Kini Usut Aliran Dana dan Tanggung Jawab Perusahaan
 Jerry Massie: Kontroversi Ucapan Seputar LBP Sumut, Ada Kekhawatiran Gangguan Iklim Akademisi
Kapolri Harus Buka Kembali Kasus Payment Gateway Denny Indrayana, Demi Pulihkan Nama Baik Polri
Dukung Prabowo untuk 2029, Pengamat: Golkar Dinilai Sengaja Jaga Ruang Manuver untuk Gibran
 Usai Pecah Rekor Nasional, BULOG Lebak‑Pandeglang Bersyukur dan Berbagi ke Anak Yatim
Berita ini 15 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Petisi Palmerah Akan Terus Kawal Isu Legitimasi Akademik Wakil Presiden Gibran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Pemkab Sorong Salurkan Alat Bantu Disabilitas, Kadinsos Amatus Turot: Keterbatasan Fisik Bukan Penghalang untuk Berkarya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Pimpin DPD PAN Raja Ampat, Anggota DPRK Ruben Sauyai Siap Emban Amanah Partai

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:47 WIB

KAMAKSI: Dua Kurator Koba Tin Ditahan, Kini Usut Aliran Dana dan Tanggung Jawab Perusahaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:39 WIB

 Jerry Massie: Kontroversi Ucapan Seputar LBP Sumut, Ada Kekhawatiran Gangguan Iklim Akademisi

Berita Terbaru