WOW…!MRPI Beberkan Dampak Besar Dibangunya Pabrik Petrokimia Tanjung Api Api

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 26 Agustus 2022 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Direktur PT Montreal Refinery Petrochemical Indonesia (MRPI) proyek Tanjung Api Api Sumsel, Sunarto Ponirin menyebut semangatnya membangun Sumsel, membangun negeri.

“Kita ini dari satu teknologi baru merubah gas menjadi minyak. Intinya kita menginvestasi di sini di Tanjung Api Api, Sumsel, dengan mengutamakan tenaga kerja sekitar lokasi nantinya,” kata Sunarto Ponirin, Rabu (24/8/2022).

Sunarto menjelaskan, untuk nilai investasi minimum Rp 600 triliyun pemegang saham PT Montreal Refinery Petrochemical Indonesia (MRPI) proyek Tanjung Api Api Sumsel terdiri dari PT ABINTARA (PMDN) 5 persen, Montreal Energy Hongkong 95 persen.

Sementara untuk, Pemegang Saham Montreal Energy sendiri ada Synfuels China 80 persen dan Investor Hongkong 20 persen.

“Kita seratus persen swasta murni. Minta dukungan ke masyarakat Sumsel agar gas selama ini dari Sumsel dijual ke Singapura agar tahun depan jangan dijual lagi, karena ini kan membuka lapangan kerja,” tutur Sunarto.

“Kita akan bikin pabrik di sini. Memproses gas itu menjadi bahan bakar minyak dan menjadi petrokimia dan sampai turunannya. Sampai baju, plastik, bahan baku obat,” tambah Sunarto.

Baca juga : SIKAT HABIS…!Kejagung Ringkus 3 Eks Dirut dan 2 Tersangka Pabrik Krakatau Steel

Lebih jauh, Sunarto menjelaskan kalau ini beres, tahun depan pihaknya sudah siap pancang di laut, bangunannya satu kilometer dari darat untuk area, bisa semaksimal mungkin.

“Tapi kalau pabrik itu kita sudah buffer zone (zona penyangga) kalau produknya nanti petrokimia ini macam-macam. Antara lain BBM, euro5, kalau sekarang itu standar turbo pemasaran kami serahkan kepada Pertamina dengan sistem pembayaran konsinyasi,” jelasnya,” ucap Sunarto.

Diterangkan Sunarto, gas ini harus tepat jumlah, tepat waktu, tepat sasaran Sumsel cadangan gasnya cukup besar cuma belum dieksplorasi dan diproduksi. Ia menyebut 50 tahun cadangan gas ini tidak akan habis sehingga berencana bakal menginvestasikan lima kali lebih besar dari Bontang.

“Di Sumsel saat ini 400 mm per hari ke Singapura sudah hampir lebih dari 20 tahun. Kontrak September 2023 ini habis. Berapa banyak gasnya, kita bangun. Kita bikin kotamadya sendiri itu. Kita ingin membangun Sumsel. Kalau soal cadangan gas, Natuna, Aceh juga besar,” ujarnya.

“Sumsel merupakan industri kota baru pilihan utama. Papua, Lhokseumawe dan Sabang Aceh, Kalimantan Utara dan Tengah kita fokus di Sumsel kita bikin industri kota baru bisa dibayangkan berapa banyak tenaga kerja yang akan terlibat di Sumsel ini izin-izin sudah keluar, tinggal lagi minta dukungan,” ujarnya lagi.

Sekedari informasi, PT Montreal Refinery Petrochemical Indonesia (MRPI) proyek Tanjung Api Api Sumsel nantinya akan menghasilkan BBM kepada Pertamina/PGN dengan sistem pembayaran konsinyasi dengan mata uang rupiah atau RMB. Keuntungannya harga lebih murah daripada harga impor.

Sumber gas untuk bahan baku dari lapangan gas yang ada di Indonesia diharapkan kerjasama dengan PGN/Pertamina sebagai transporter gas melalui pipa PGN juga bisa sebagai trader gasnya.

Pola pembiayaan investasi dan pembangunan, selama masa pembangunan kontraktor pelaksana diberikan Bank Garansi dari Bank HSBC Shanghai, Bank Garansi bisa dicairkan.

Sebagai jaminan modal kerja sampai 90 persen dari nilai Bank Garansinya dari Bank yang sama dengan Bank penerbit, tanpa ada jaminan tambahan. Pencairan dana dengan jaminan Bank Garansi berdasarkan progres pekerjaan yang sudah dikerjakan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

MataHukum: KPK Jangan Tebang Pilih Lindungi Aldison, Ronald Cs di Kemendag
Ditbinmas Polda Metro Jaya Gandeng BPPKB Banten HDS Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Dave Laksono Dukung Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Usai Lima Peserta Meninggal
Komisi I DPR Soroti Maraknya Judi Online, Minta Pemerintah Bertindak Lebih Keras
Jalin Hubungan Baik ke Depan Warga Desa Nifasi, PT Kristalin Ekalestari Ajak Forum Diskusi
HANI 2026, BNN Perkuat Pencegahan Narkotika Lewat Gerakan Ananda Bersinar
Survei Litbang Kompas Tunjukkan Tren Positif, DPR Minta Polri Pertahankan Kepercayaan Masyarakat
CBA Sebut Trenggono Punya Modal Terbesar Gantikan Zulhas di PAN, Singgung Harta Rp2,97 Triliun
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:11 WIB

MataHukum: KPK Jangan Tebang Pilih Lindungi Aldison, Ronald Cs di Kemendag

Senin, 29 Juni 2026 - 14:20 WIB

Ditbinmas Polda Metro Jaya Gandeng BPPKB Banten HDS Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:50 WIB

Dave Laksono Dukung Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Usai Lima Peserta Meninggal

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:23 WIB

Komisi I DPR Soroti Maraknya Judi Online, Minta Pemerintah Bertindak Lebih Keras

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:25 WIB

Jalin Hubungan Baik ke Depan Warga Desa Nifasi, PT Kristalin Ekalestari Ajak Forum Diskusi

Berita Terbaru