Barisan Penjaga Ulama dan Kiyai Sumatera Barat Desak Ketua Umum PPP Mundur dan Dipecat Dari Menteri Bappenas

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 9 September 2022 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Barisan Penjaga Ulama dan Kiyai dari Sumatera Barat melakukan aksi protes di Kantor DPW PPP Sumatera Barat. Mereka menuntut agar Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum partai PPP yang telah menghina Ulama dan Kyai serta Pesantren di Indonesia dipecat.

Ratusan massa tersebut menilai bahwa fitnah dan hinaan yang diucapkan oleh Suharso Monoarfa terhadap Ulama serta Kiyai sungguh telah melukai hati rakyat Indonesia.

Koordinator Aksi, Ibob menyatakan bahwa, mahasiswa, pemuda Sumatera Barat bersatu dalam Barisan Penjaga Ulama dan Kyai menuntut kepada partai PPP untuk memecat. Ibob menyebut, Suharso Monoarfa layak dipecat secara tidak hormat sebagai ketua umum partai PPP.

“Ini penting bagi kami, karena tidak bole ofh ada partai politik di Indonesia yang dipimpin oleh orang yang jelas-jelas telah menghina para ulama, yang dengan secara terbuka menghina Kiyai dan Pesantren di Indonesia. Kami meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk mengganti dan memecat Suharso Monoarfa sebagai menteri PPN/ BAPPENAS,” kata Ibob kepada awak media, Jumat (9/9).

Baca juga : Bukhori Dukung Kemensos Usulkan Pendamping Sosial Alih Status Menjadi PPPK

Hal yang sama dikatakan Koordinator Aksi, Mardian, pihaknya menghimbau kepada massa aksi untuk terus konsisten dalam mengawal kasus penghinaan ulama yang dilakukan Suharso Monoarfa. Menurut Mardian,  langkah pertama ialah kita turun kejalan melakukan aksi menuntut partai PPP memecat dan berhentikan Suharso Monoarfa sebagai ketua umum partai.

“Kita meminta Presiden dan Wakil Presiden untuk turut memecat Suharso Monoarfa sebagai salah satu menterinya,” tutur Mardiana.

Mardiana menyebut, pihaknya akan terus mengawal suara dari nurani rakyat yang menuntut Suharso dipecat. Menurut Mardiana, kasus ini tak bisa berhenti disini.

“Langkah hukum juga tengah kita persiapkan terhadap penghina ulama Suharso Monoarfa. Takan goyah dan gentar kita melawan penghina ulama dan kyai yang kita cintai di negeri ini,” beber Mardiana.

Dalam menyampaikan tuntutannya, terlihat massa aksi turut serta membawa spanduk panjang dengan tuntutan pemecatan Suharso Monoarfa sebagai ketua umum partai PPP dan sebagai menteri PPN/ BAPPENAS. Massa aksi lainnya juga turut menyampaikan tulisan tuntutan pada kertas-kertas sebagai bentuk protes terhadap Suharso Monoarfa yang dianggap telah menghina ulama dan kyai serta pesantren di Indonesia. (Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

MataHukum: KPK Jangan Tebang Pilih Lindungi Aldison, Ronald Cs di Kemendag
Ditbinmas Polda Metro Jaya Gandeng BPPKB Banten HDS Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Dave Laksono Dukung Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Usai Lima Peserta Meninggal
Komisi I DPR Soroti Maraknya Judi Online, Minta Pemerintah Bertindak Lebih Keras
Jalin Hubungan Baik ke Depan Warga Desa Nifasi, PT Kristalin Ekalestari Ajak Forum Diskusi
HANI 2026, BNN Perkuat Pencegahan Narkotika Lewat Gerakan Ananda Bersinar
Survei Litbang Kompas Tunjukkan Tren Positif, DPR Minta Polri Pertahankan Kepercayaan Masyarakat
CBA Sebut Trenggono Punya Modal Terbesar Gantikan Zulhas di PAN, Singgung Harta Rp2,97 Triliun
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:11 WIB

MataHukum: KPK Jangan Tebang Pilih Lindungi Aldison, Ronald Cs di Kemendag

Senin, 29 Juni 2026 - 14:20 WIB

Ditbinmas Polda Metro Jaya Gandeng BPPKB Banten HDS Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:50 WIB

Dave Laksono Dukung Evaluasi Total Latsarmil Kopdes Usai Lima Peserta Meninggal

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:23 WIB

Komisi I DPR Soroti Maraknya Judi Online, Minta Pemerintah Bertindak Lebih Keras

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:25 WIB

Jalin Hubungan Baik ke Depan Warga Desa Nifasi, PT Kristalin Ekalestari Ajak Forum Diskusi

Berita Terbaru