Bupati dan Kapolres Menolak, Arema vs Persebaya Hampir Pasti Batal

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Stadion Kanjuruhan tidak akan direkomendasikan sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan bergengsi Derby Jawa Timur antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya yang direncanakan pada 28 April 2026 mendatang.

i

Keterangan foto : Stadion Kanjuruhan tidak akan direkomendasikan sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan bergengsi Derby Jawa Timur antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya yang direncanakan pada 28 April 2026 mendatang.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Malang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mengambil sikap tegas dan tegar. Stadion Kanjuruhan tidak akan direkomendasikan sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan bergengsi Derby Jawa Timur antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya yang direncanakan pada 28 April 2026 mendatang.

Keputusan ini disampaikan langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Malang, Rahmat Hardijono, dalam kegiatan Sharing Session bertajuk ‘Malang Raya Roundtable: Mencari Konsensus Publik Jelang Derby Jatim’ yang digelar di Kota Malang, Rabu (15/4/2026).

“Pemkab Malang dengan tegas tidak merekomendasikan laga Derby Jatim digelar di Stadion Kanjuruhan. Alasannya sederhana namun sangat mendalam: di sana masih tersimpan luka yang sangat dalam, luka yang belum sembuh, dan belum bisa kita lupakan begitu saja,” ujar Rahmat dengan nada penuh penghormatan.

Ia menegaskan, sikap ini akan dibawa langsung oleh Bupati Malang, Sanusi, dalam rapat koordinasi keamanan bersama pihak kepolisian. Hingga saat ini, izin penyelenggaraan pertandingan tersebut juga dipastikan belum keluar.

“Nanti Bupati akan menyampaikan sikap ini dalam rapat di Polres. Posisi kami jelas, tidak merekomendasikan. Izin pun sampai hari ini belum terbit,” tegasnya.

Dua Pilar Menolak, Pertandingan Hampir Pasti Batal.

Sikap Pemkab Malang ini dinilai sangat krusial. Menurut Ketua PSSI Kabupaten Malang, Muhammad Ukasyah Ali Murtadho, penolakan dari pemerintah daerah sudah cukup menjadi alasan kuat untuk membatalkan pertandingan. Apalagi, ditambah dengan informasi bahwa pihak keamanan juga belum siap.

“Kalau Pemkab sudah menyatakan tidak merekomendasikan, itu sudah satu unsur kuat untuk pembatalan. Dan kami dapat informasi juga bahwa Kapolres Malang menyatakan tidak siap mengamankan. Ini sudah dua aspek yang menolak. Satu saja sudah cukup, apalagi dua. Tinggal menunggu kepastian hukumnya,” jelas Ali.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jejak Dana BOP Ditelusuri, Kejari Geledah PKBM di Kosambi Tangerang
KPK Acungi Jempol SPMB Banten, Praktik “Titip Bangku” Berhasil Ditekan
Tegas! Wabup Intan: Stunting Bukan Tugas Satu Instansi
Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti 65 Perkara
Adi Kurniawan: Jangan Ada Pihak yang Adu Domba Rakyat demi Program MBG
Dugaan Korupsi Batubara PLN EPI Di balik Petaka Blackout Sumatera
Siap-Siap! Kabupaten Tangerang Rombak Venue Olahraga untuk POPDA 2028
Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:16 WIB

Jejak Dana BOP Ditelusuri, Kejari Geledah PKBM di Kosambi Tangerang

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:31 WIB

KPK Acungi Jempol SPMB Banten, Praktik “Titip Bangku” Berhasil Ditekan

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:11 WIB

Tegas! Wabup Intan: Stunting Bukan Tugas Satu Instansi

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:36 WIB

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti 65 Perkara

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:41 WIB

Adi Kurniawan: Jangan Ada Pihak yang Adu Domba Rakyat demi Program MBG

Berita Terbaru