Optimisme Kader Partai Demokrat Menang 2024

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 27 September 2022 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Sebagai Kader Demokrat Kita Harus Optimis karena sejatinya Masih banyak Rakyat yang merindukan Pemimpin dari kader Demokrat pada saat Pemerintahan Pk SBY.

Belakangan ini kita sering dikejutkan oleh serangan para Buzer yang ingin menjatuhkan Partai dan ketum AHY yang terus menerus mengungkit masa lalu partai Demokrat.

Baca juga : Mengapa Pj Gubernur DKI Jadi Perhatian?

Namun berkat kuatnya serta militansi para kader mampu menahan serangan para Buzer yang ingin menjatuhkan serta mengintimidasi Partai Demokrat dari kontestasi di Pemilu 2024, jelas ini sebuah perang terbuka yang sudah dimulai oleh pihak lawan.

Sebagai Kader Demokrat saya selalu optimis terhadap Partai Saya Bahwa Isu-isu yang menyerang terhadap partai dan ketum Partai merupakan hal yang wajar dalam dunia Politik, Apalagi Partai Demokrat memiliki Peluang dan Potensi Besar dalam memenangkan Pemilu 2024.

Meskipun Rakyat saat ini selalu diberikan wejangan isu Negatif tentang Partai Demorat dan Ketum AHY namun saya meyakini bahwa kecerdasan Masyarakat saat ini sudah sangatlah maksimal dalam menanggapi Isu-isu tersebut dan saya yakin tidak akan begitu berpengaruh, karena rakyat saat ini sudah sangat lelah dengan keadaan yang ada, keadaan yang membuat mereka sengsara dan serba sulit.

Pada Akhirnya Masyarakatpun mampu menilai terhadap Rezim saat ini, mana yang baik mana yang tidak, mana yang merakyat mana yang tidak, mana pemimpin mana boneka.

Tugas Kita sebaga kader Partai Demokrat hanya satu yaitu terus menyuarakan kebenaran Demi Rakyat dan terus Berikhtiar demi kemenangan Demokrat.

Oleh : Yogi Wahyudin Ketua DPC BMI Lebak

 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

 Kemerdekaan di Tengah Duka, Hajar Wisnu Hardiansyah: Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni
Moment HUT Kemerdekaan RI ke 81, Para Pendaki Harus Berjuang Memerdekakan Gunung Dari Sampah
Jantung Bisnis Adalah Manusia: Mengapa Manajemen SDM Modern Membutuhkan Sentuhan Norma Agama
Ketika Perlindungan Hukum Berubah Menjadi Alasan Menghilangkan Hak Buruh
Mengapa Menteri Ketenagakerjaan Membatasi Penetapan Ulang Upah Minimum?
Saat Sengkuni Menjadi Tangan Asing, Menjadi Mata di Atas Mata
Sandiwara di Panggung, Damai di Meja Makan
Krisis Keteladanan: Bahasa Pemimpin “Ndasmu”, “Emang Gue Pikirin”, dan Konsekuensinya di Ruang Kelas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:45 WIB

 Kemerdekaan di Tengah Duka, Hajar Wisnu Hardiansyah: Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Moment HUT Kemerdekaan RI ke 81, Para Pendaki Harus Berjuang Memerdekakan Gunung Dari Sampah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:42 WIB

Jantung Bisnis Adalah Manusia: Mengapa Manajemen SDM Modern Membutuhkan Sentuhan Norma Agama

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:03 WIB

Ketika Perlindungan Hukum Berubah Menjadi Alasan Menghilangkan Hak Buruh

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:28 WIB

Mengapa Menteri Ketenagakerjaan Membatasi Penetapan Ulang Upah Minimum?

Berita Terbaru