Kami Tidak Percaya, Hasil Survey Indikator Politik Yang Menggiring Opini Terkait PSSI

Avatar photo

- Penulis

Senin, 21 November 2022 - 01:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co – Kordinator LAKSI Azmi Hidzaqi dalam siaran persnya mengatakan bahwa hasil survey yang di publikasikan oleh lembaga survei indikator politik terkait persoalan di PSSI tidak perlu di percaya dan dijadikan rujukan untuk mencari solusi permasalahan sepak bola di Indonesia, karena kami menilai bahwa surveinya tidak objektif dan tendensius untuk menggiring opini publik, hasil survey pun kita amati akan membuat permasalahan semakin blunder. Oleh karena itu kami meminta agar pihak PSSI untuk mengabaikan hal ini, dan tidak perlu untuk meyakini apalagi mengikuti saran dari lembaga survey yang tidak jelas itu.

Kami berharap agar lembaga survei yang melakukan ‘survey” kegiatan survey terkait persoalan sepak bola ini dapat segera dibongkar karena melakukan penggiringan opini yang menyesatkan dan memanipulasi data. Aneh memang karena lembaga survey mereka selama ini tidak pernah ada berkontribusi terhadap sepak bola Indonesia namun tiba-tiba saja mereka memberikan opini publik yang sangat janggal dan liar. Oleh karena itu kami meminta stop melakukan intervensi terhadap roda organisasi di PSSI.

Objektivitas lembaga survei dalam menyuguhkan hasil surveynya terkesan sangat politis, padahal selama ini PSSI telah mengikuti aturan dan saran dari pemerintah, lembaga survey ini juga kerap membangun narasi dengan menggiring opini publik untuk ikut menyudutkan PSSI. Padahal selama ini PSSI di mata masyarakat banyak melakukan perubahan dan berhasil meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia. Publikasi hasil survey yang di lakukan oleh lembaga survey ternyata bertujuan menggiring opini publik semakin meresahkan masyarakat. Ini merupakan bentuk ‘kebohongan publik’
“Ada dugaan keras bahwa survai yang dilakukan lembaga survei selama ini merupakan “pesanan” sponsor survey itu sendiri”

Selain itu rilis yang telah di publikasikan oleh lembaga survey indikator Politik soal PSSI ini tidak jelas dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, oleh karena itu maka jangan dijadikan instrument untuk pengelabuan opini publik. Maka kami tegas menolak hasil survey yang dilakukan oleh lembaga survey ini dan masyarakat juga pastinya tidak akan tidak percaya terhadap hasil survey yang dilakukan oleh pihak yang punya kepentingan tertentu untuk menyudutkan PSSI.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jantung Bisnis Adalah Manusia: Mengapa Manajemen SDM Modern Membutuhkan Sentuhan Norma Agama
Ketika Perlindungan Hukum Berubah Menjadi Alasan Menghilangkan Hak Buruh
Mengapa Menteri Ketenagakerjaan Membatasi Penetapan Ulang Upah Minimum?
Saat Sengkuni Menjadi Tangan Asing, Menjadi Mata di Atas Mata
Sandiwara di Panggung, Damai di Meja Makan
Krisis Keteladanan: Bahasa Pemimpin “Ndasmu”, “Emang Gue Pikirin”, dan Konsekuensinya di Ruang Kelas
BUMN Ramah Wanita, Prioritaskan Pelayanan Bukan Keuntungan, Sediakan Passenger Gate Agar Penumpang Tak Terjatuh
Retaker Kedokteran dan Tanggung Jawab Negara Menjaga Masa Depan Calon Dokter
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:42 WIB

Jantung Bisnis Adalah Manusia: Mengapa Manajemen SDM Modern Membutuhkan Sentuhan Norma Agama

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:03 WIB

Ketika Perlindungan Hukum Berubah Menjadi Alasan Menghilangkan Hak Buruh

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:28 WIB

Mengapa Menteri Ketenagakerjaan Membatasi Penetapan Ulang Upah Minimum?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:04 WIB

Saat Sengkuni Menjadi Tangan Asing, Menjadi Mata di Atas Mata

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:59 WIB

Sandiwara di Panggung, Damai di Meja Makan

Berita Terbaru

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso

Hukum dan Kriminal

IPW: Penanganan Perkara Notaris Lily Penuh Dugaan Pelanggaran Prosedur

Senin, 17 Agu 2026 - 13:10 WIB