Seluruh Relawan di Banten Usulkan Jokowi Jadi Ketum Golkar

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 8 Mei 2024 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Koordinator Relawan All Cipayung – Tim 8 Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo – Kornas Jokowi Provinsi Banten, Yusuf Reza Soleman pojok paling kanan, Rabu (8/5/2024)

i

Keterangan foto : Koordinator Relawan All Cipayung – Tim 8 Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo – Kornas Jokowi Provinsi Banten, Yusuf Reza Soleman pojok paling kanan, Rabu (8/5/2024)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Koordinator Relawan All Cipayung – Tim 8 Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo – Kornas Jokowi Provinsi Banten, Yusuf Reza Soleman atau yang kerap disapa Yures mengusulkan agar Presiden Jokowi bisa menjadi ketua umum partai politik (parpol) usai tak lagi menjabat per Oktober 2024 mendatang. Kata Yures, Presiden Jokowi disebut sebagai tokoh nasional dan dianggap layak memimpin partai politik.

Yures mengaku, pihaknya mendapat usulan dari seluruh relawan Jokowi yang saat ini mendukung Prabowo Gibran di Provinsi Banten. Kata Yures, dalam diskusi dengan para relawan tersebut, Yures menjelaskan bahwa peluang Presiden Jokowi jadi pimpinan parpol. Sebab, Jokowi punya daya tarik secara politik maupun gagasan dalam memimpin bangsa.

“Tingkat penerimaan masyarakat terhadap Jokowi juga masih terbilang tinggi hingga saat ini. Saya bicarakan dengan para pimpinan relawan di Banten ini karena beliau aset politik dan bangsa,” ucap Koordinator Relawan All Cipayung – Tim 8 Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo – Kornas Jokowi Provinsi Banten, Yusuf Reza Soleman menirukan percakapannya dengan para relawan, Rabu (8/5/2024)

Lebih lanjut, kata Yures, Jokowi memiliki nilai tambah untuk parpol yakni mampu mendongkrak elektoral dalam kontestasi politik seandainya dia menjadi nahkoda nya. Menurut Yures, Jokowi pensiun di usianya yang terbilang muda dan ideal untuk menjadi pimpinan parpol.

“Bapak (Jokowi) pasti akan memberikan nilai tambah bagi organisasi atau parpol yang beliau nahkodai, memberikan intensif elektoral. Kemudian, dia juga masih sangat muda, baru 63 tahun besok pas pensiun. Beliau juga memberikan warna dan gaya baru dalam politik nasional. Dengan relawan, dengan gaya kepemimpinan yang tidak berjarak dengan rakyat,” tutur Yures yang kerap dipanggil Che.

Kemudian, Yures juga menjelaskan bahwa sangat mubazir jika Jokowi menghabiskan masa pensiun hanya pulang ke kampung halamannya di Solo. Yures menegaskan, dengan majunya Jokowi sebagai ketua umum parpol merupakan bentuk pertanggungjawaban untuk memastikan Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045 bisa terwujud.

“Dalam menerjemahkan Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045 bisa terwujud, mau tidak mau Jokowi harus memimpin partai. Masa iya Pak Jokowi pensiun, masa iya Pak Jokowi pulang kampung habis itu. Mubazirlah, saya bilang begitu,” jelas Yures dengan disambut teriakan dukungan para relawan.

Ketika disinggung kira-kira partai apa yang akan dipimpin oleh Jokowi, Yures menyebut pastinya partai yang demokratis, yang ketua umumnya bukan dipilih oleh diri sendiri. Kata Yures pastinya partai pohon beringin Golkar.

“Ya jadi ketua partailah beri ingin Golkar lah, saya bilang begitu, jadi ketua partai itu kan satu bentuk pertanggungjawaban beliau sebagai pemimpin republik ini untuk terus bekerja, berkarya, memastikan Indonesia Emas 2045. Bangsa ini masih butuh Jokowi. Dan saya yakin kecintaan rakyat terhadap dia gak akan pernah redup,” tutupnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Penyebab Dedi Mulyadi Harus Dukung Prabowo Jika Ingin Maju Periode Kedua
Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat
Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon
48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot
TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI
Apresiasi Kemnaker, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Ingatkan Serapan Magang Masih 30 Persen
Yahya Zaini Pertanyakan Serapan Anggaran hingga Ribuan Temuan di Kementerian Kesehatan
FORMAPPI: UU P2SK Diduga Melemahkan Pemberantasan Korupsi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Penyebab Dedi Mulyadi Harus Dukung Prabowo Jika Ingin Maju Periode Kedua

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:36 WIB

48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot

Senin, 20 Juli 2026 - 20:04 WIB

TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI

Berita Terbaru

Dr. Imam Sofian, S.H., M.H.,

Hukum dan Kriminal

Tim Hukum: Pernyataan Budi Arie Soal Pemilu 2029 Tidak Memenuhi Unsur Makar

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:43 WIB