Barang Temuan di Selat Sunda Diperiksa, Polda Banten Pastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 13 September 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Cilegon – Polda Banten melalui Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah barang yang ditemukan oleh kapal KN SAR Tetuka di perairan Selat Sunda, sebelah timur Pulau Rakata, Sabtu (12/9/2026).

Barang-barang tersebut terdiri atas satu helm plastik berwarna merah, satu jeriken plastik berwarna biru dengan tutup hitam, serta dua jaket pelampung (life jacket) berwarna oranye.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, seluruh barang temuan tersebut telah diserahterimakan kepada pihak terkait untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan konfirmasi kepada pemilik kapal KM Arupadhatu 1, dua life jacket berwarna oranye bertuliskan MILLES.II dinyatakan bukan milik kapal. Sebab, life jacket yang tersedia di kapal berwarna merah, kuning, dan ungu serta tidak memiliki tulisan MILLES.II,” ujar Maruli, Minggu (13/9/2026).

Sementara itu, hasil pemeriksaan terhadap jeriken berwarna biru juga menunjukkan adanya perbedaan dengan jeriken yang digunakan KM Arupadhatu 1.

Maruli menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan, cairan di dalam jeriken tersebut mengeluarkan aroma seperti minyak sayur dan bukan bahan bakar Pertamax yang digunakan KM Arupadhatu 1.

“Terdapat perbedaan fisik antara jeriken temuan dengan jeriken milik kapal. Jeriken milik KM Arupadhatu 1 berwarna biru pudar, berkapasitas 30 liter, berbentuk pendek, memiliki tutup berwarna putih dan polos tanpa penanda. Sedangkan jeriken yang ditemukan berwarna biru tua, berkapasitas 35 liter, berbentuk panjang, memiliki tutup berwarna hitam dan terdapat tulisan pada bagian jeriken,” jelasnya.

Adapun helm plastik berwarna merah juga dipastikan bukan milik KM Arupadhatu 1. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kapal tersebut tidak memiliki maupun menyediakan helm jenis tersebut di atas kapal.

Maruli mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi terkait barang-barang temuan tersebut.

“Setiap perkembangan terkait proses pencarian dan pemeriksaan akan disampaikan melalui sumber informasi resmi,” tutupnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”
Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu
Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan
Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan
Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat
Cekcok Berujung Saling Jambak dan Cakar, MS Dilaporkan ke Polsek Kalideres
Konsisten Lakukan Inovasi dan Bangun Sinergi, Bank Banten Raih Radar Banten Award 2026
Anggota DPR Papua Tengah Pertanyakan Transparansi Penertiban Kawasan Hutan di Nabire
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Jalan Cijinjuk Bertahun-tahun Rusak, Warga Pertanyakan Peran DPRD: “Setiap Hari Lewat, Mengapa Tak Kunjung Diperjuangkan?”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Ketum FBB: Pilpres 2024 Sudah Selesai, Jangan Terus Cari Jalan untuk Memanggung Isu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Tak Bernyali Berantas Judi Gelper, Kapolda Riau Diminta Evaluasi Jajaran Polres Pelalawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Anak 16 Tahun di Lebak Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Seksual, Polisi Turun Tangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Bulog Lebak-Pandeglang: Bantuan Pangan Juli dan September Tuntas 100 Presen, Dua Hari Lebih Cepat

Berita Terbaru