BNN Petakan Enam Kampung Rawan Narkoba di Bangka Belitung

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggencarkan operasi pemulihan kampung rawan narkoba untuk memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di desa dan kelurahan.

“Kita bersama kepolisian daerah memfokuskan operasi pemulihan kampung narkoba di desa, kelurahan rawan peredaran barang haram ini,” kata Kepala BNN Provinsi Kepulauan Babel Eko Kristianto di Pangkalpinang, Sabtu (27/6/2026).

Berdasarkan hasil pemetaan BNN, wilayah yang masuk kategori rawan meliputi Kelurahan Kampung Suka Damai di Kabupaten Bangka Selatan, Desa Tanjung Gunung dan Desa Batu Belubang di Kabupaten Bangka Tengah, Kelurahan Lontong Pancur di Kota Pangkalpinang, Desa Silip di Kabupaten Bangka, serta Desa Cerucuk di Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung.

“Kita banyak mendapatkan informasi dari kepala desa, lurah, tokoh masyarakat dan warga, bahwa peredaran narkoba ini sudah marak di desa-desa, sehingga membuat perekonomian semakin sulit,” katanya.

Menurut dia, penyalahgunaan narkoba berdampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat karena penghasilan yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga justru dibelanjakan untuk membeli narkotika.

“Harga sabu mencapai Rp1 juta hingga Rp1,2 juta per gram. Uang yang digunakan untuk membeli narkoba tentu tidak memberikan manfaat bagi anak, istri, maupun keluarga,” katanya.

Ia menambahkan BNN bersama Polda Kepulauan Bangka Belitung hingga Juni 2026 telah mengungkap 386 kasus peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, dan Belitung Timur.

Menurut Eko, para pengguna narkotika seharusnya menjalani rehabilitasi. Namun, keterbatasan fasilitas rehabilitasi menyebabkan banyak pecandu hanya dapat menjalani rawat jalan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Proyek Jalan Sisi Cisadane Timur Disorot, Warga Batusari Duga Ada Pelanggaran RKL-RPL
KOSMAK Desak Kejagung Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Sawit Rp176,1 Triliun
Gunakan Surat Perintah Perkara Prostitusi untuk Tangkap Gabriel, LBH Peradi Lapor ke Propam
GSBK Soroti Sitaan Rp42,5 Miliar Kasus KPR Fiktif BTN Karawang: Kerugian Rp237 Miliar, Sisanya Dipertanyakan
Komite Pemantau MBG: Laporan ke Banyak Instansi Hanya Dibalas Surat, Negara Tak Hadir
Tim Hukum: Pernyataan Budi Arie Soal Pemilu 2029 Tidak Memenuhi Unsur Makar
Ditresnarkoba Polda PBD Gagalkan Peredaran Sabu Lintas Provinsi
Kapolri Perintahkan Irwasum Polri Usut Pengaduan IPW Tentang Praktik Mafia Hukum Dittipideksus Bareskrim Polri Terkait Penanganan PT ARA
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Sisi Cisadane Timur Disorot, Warga Batusari Duga Ada Pelanggaran RKL-RPL

Jumat, 11 September 2026 - 16:21 WIB

KOSMAK Desak Kejagung Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Sawit Rp176,1 Triliun

Jumat, 11 September 2026 - 09:56 WIB

Gunakan Surat Perintah Perkara Prostitusi untuk Tangkap Gabriel, LBH Peradi Lapor ke Propam

Kamis, 10 September 2026 - 20:20 WIB

GSBK Soroti Sitaan Rp42,5 Miliar Kasus KPR Fiktif BTN Karawang: Kerugian Rp237 Miliar, Sisanya Dipertanyakan

Kamis, 10 September 2026 - 15:54 WIB

Komite Pemantau MBG: Laporan ke Banyak Instansi Hanya Dibalas Surat, Negara Tak Hadir

Berita Terbaru

GMPK DKI memilih turun langsung membagikan 10.000 masker dan 700 nasi kotak kepada masyarakat, Jumat (11/9/2026).

Nasional

DPD GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan 700 Nasi Kotak

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:35 WIB