Pesan Kapolda Gorontalo ke Personil Saat Hadapi Demo

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 9 September 2022 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Gorontalo – Kapolda Irjen Pol. Helmy Santika, S.H, S.I.K., M.Si, pagi tadi di Lapangan Mapolda Gorontalo memimpin apel kesiapan pengamanan unjuk rasa menolak kenaikan BBM yang rencana akan digelar di Bundaran Hulondalo Indah /Saronde Kota Gorontalo.Jum’at (9/9/2022).

Dalam arahannya dihadapan para PJU Polda dan personel Gabungan Satker sejumlah 1.450 orang tersebut ,Kapolda Helmy mengingatkan anggotanya untuk mengedepankan sikap humanis dalam mengamankan jalannya aksi demo dan menegaskan tidak ada personel yang membawa senjata api.

“Saya ingatkan tidak ada yang menggunakan senjata api, tetapi mengedepankan pola pendekatan persuasif dalam kegiatan pengamanan unjuk rasa ini, serta menghindari tindakan represif.” Tuturnya .

Baca juga : Akademisi dan Budayawan Puji Kapolda Gorontalo, Ini Penyebabnya

Dikatakan pula oleh Bintang dua di Polda Gorontalo itu, agar personel yang melaksanakan pengamanan unjuk rasa untuk meraih legitimasi sosial dan legitimasi hukum masyarakat.

Terkait untuk meraih legitimasi sosial dan legitimasi hukum, Kapolda Gorontalo menekankan kepada jajarannya untuk meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap polri, serta membangun hubungan yang baik, yang mana dalam mewujudkan hubungan yang baik ini anggota diharapkan tidak membuat masalah, jangan melakukan tindakan-tindakan yang dapat menurunkan atau mencoreng nama baik institusi polri, dan tidak membuat masalah yang dapat menurunkan harkat dan martabat,serta nama baik Polda Gorontalo.

“Saya yakin rekan-rekan semua satu persepsi dengan saya, kita ingin Polda Gorontalo menjadi yang terbaik dalam segala aspek baik dalam melayani, mengayomi dan melidindungi masyarakat termasuk dalam menegakkan hukum di Gorontalo,” Ucapnya.

Diakhir arahannya, Kapolda Helmy meminta kepada para Direktur opsnal guna melatih kembali pesonelnya agar menguasai materi tentang pengendalian masa .

“Kita bisa karena berlatih, kita berlatih karena kita peduli, peduli kepada tugas pokok kita, peduli pada apa yang menjadi kewajiban kita dan peduli pada masyarakat Gorontalo,” tutup Helmy.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Skandal PLN Buku 2024–2025 Dilaporkan, MataHukum Desak Kejagung Periksa Direksi
BNN Petakan Enam Kampung Rawan Narkoba di Bangka Belitung
Modus Haji Khusus VIP Terbongkar, Polda Banten Ringkus Dua Tersangka
Polsek Rajeg Ungkap Kasus Pemerasan Bermodus Mengaku Polisi dan Wartawan
CBA Minta Kejati DKI Selidiki Pengadaan Mobil Derek Rp62,8 Miliar
Kasus Penyekapan di Bandung, Rano Alfath: Negara Harus Berpihak pada Korban
Disebut Jadi Penghubung Pengusaha dan Pejabat, CBA Minta KPK Periksa Nyoman Adhi
Kasus Dugaan Penipuan Cek Kosong Rp1 Miliar Dilimpahkan ke Kejari Sorong, Tersangka Ajukan Restorative Justice
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:44 WIB

Skandal PLN Buku 2024–2025 Dilaporkan, MataHukum Desak Kejagung Periksa Direksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:53 WIB

Modus Haji Khusus VIP Terbongkar, Polda Banten Ringkus Dua Tersangka

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:03 WIB

Polsek Rajeg Ungkap Kasus Pemerasan Bermodus Mengaku Polisi dan Wartawan

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:35 WIB

CBA Minta Kejati DKI Selidiki Pengadaan Mobil Derek Rp62,8 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:30 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung, Rano Alfath: Negara Harus Berpihak pada Korban

Berita Terbaru

Ilustrasi Gambar

Daerah

Penemuan Jasad Bayi Gegerkan Warga Sindang Jaya

Minggu, 28 Jun 2026 - 00:23 WIB

Entertainment

SID dan Slank Jadi Andalan Jakarta Fair Music Concert Akhir Pekan Ini

Sabtu, 27 Jun 2026 - 22:11 WIB