Jaga Netralitas Pemilu 2024, Kadivpas Kemenkumham Jabar Berikan Himbauan Pada Jajarannya

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Kepala Divisi Pemasyarakatan Jawa Barat Kusnali, (Selasa, 5/12/2023)

i

Keterangan foto : Kepala Divisi Pemasyarakatan Jawa Barat Kusnali, (Selasa, 5/12/2023)

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co, BANDUNG – Kadiv PAS Kemenkumham Jabar, Kusnali mengimbau kepada jajarannya untuk netral dalam pemilu 2024. Dia menjelaskan, langkah-langkah apa saja dalam menjaga netralitas di jajaran divisi pemasyarakatan.

“2024 itu tahun politik dan sebagai ASN kami tentu dituntut dan wajib bersikap netral. Kami sudah melakukan imbauan-imbauan ke jajaran di UPT dan penandatanganan pakta integritas untuk sukseskan pesta demokrasi, salahsatunya netral, seiring arahan pimpinan dalam resolusi Kemenkumham di awal 2023 menyikapi tahun politik 2024,” jelasnya.

Adapun terkait larangan-larangan yang tak boleh dilakukan di jajarannya, Kusnali mengatakan, bahwa pihaknya sudah jelas mengimbau untuk tak memfasilitasi siapa pun partai atau caleg atau calon untuk memasang APK di area UPT, apalagi sampai berkampanye di lapas.

“Setiap lima tahun sekali pasti kami lakukan ini. Jadi, kami paham betul apa yang harus dan tak boleh dilakukan,” ujar Kusnali.

Jika ada jajarannya yang ketahuan tak netral, Kusnali pun menegaskan, ketentuannya sudah jelas dalam aturan yang berlaku, dan tentunya melihat sejauh mana pelanggaran itu dilakukan. Namun, dia meyakini hal itu tak akan terjadi di Kemenkumham.

“Kami terus berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu sehingga pelaksanaan (pemilu) tak ada kekurangan sekaligus WBP bisa menyalurkan hak pilihnya untuk diupayakan terakomodir. Perlu diketahui di Jawa Barat ada sebanyak 24.567 orang WBP yang mempunyai hak pilih,” tandasnya.

Editor : (Deni/red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

 Desil Setan Ancam Putus Kuliah: Ratusan Anak Buruh Jakarta Kehilangan Beasiswa KJMU
Usai Evakuasi 8 Pendaki Wanita, KOPAJA Soroti Persiapan Pendakian
Pentingnya Teknologi bagi Para Kader Bela Negara
Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?
Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR
Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang
Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:16 WIB

 Desil Setan Ancam Putus Kuliah: Ratusan Anak Buruh Jakarta Kehilangan Beasiswa KJMU

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:54 WIB

Usai Evakuasi 8 Pendaki Wanita, KOPAJA Soroti Persiapan Pendakian

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:09 WIB

Pentingnya Teknologi bagi Para Kader Bela Negara

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:11 WIB

Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Berita Terbaru