Relawan Prabowo Sindir Megawati

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 29 November 2024 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Megawati Sorkarnoputri, Jumat (21/4/2023)

i

Keterangan foto : Megawati Sorkarnoputri, Jumat (21/4/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Medan – Ketua Umum Relawan Persatuan Nasional Ikhyar Velayati menyindir Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait pernyataannya menyebut demokrasi di Indonesia terancam mati karena ada kekuatan yang menghalalkan segala cara dalam pilkada 2024

” heran saya, jika PDIP kalah dalam kontestasi pilkada di beberapa daerah seperti Sumut, Banten, Jateng, Jatim lalu di tuduh ada kecurangan pemilu dan serta merta negara di anggap tidak demokratis, tapi kalau PDIP menang dalam pilkada seperti di Jakarta, Bali, Riau dan daerah lainnya, maka pemilunya di anggap sudahurdil dan demokratis,” sindir relawan Prabowo Ikhyar Velayati di Medan, kamis (20/11/2024)

Ikhyar menghimbau agar elit PDIP menggunakan instrumen hukum untuk menindak lanjuti setiap dugaan kecurangan pemilu

” Sebagai warga negara Indonesia yang baik, lebih baik elit PDIP menggunakan instrumen hukum dan demokrasi yang tersedia jika menganggap ada dugaan kecurangan dalam pilkada ini, itu baru sikap kesatria dan taat konstitusi,” himbau Ikhyar

Sebelumnya di beritakan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyoroti kekalahan partainya di beberapa daerah dan menyebut demokrasi terancam mati akibat kekuatan yang menghalalkan segala cara.

“Demokrasi kini terancam mati akibat kekuatan yang menghalalkan segala cara. Kekuatan ini mampu menggunakan sumber daya dan alat-alat negara,” ujar Megawati dalam keterangan video, Rabu (27/11)

Hal ini nampak di beberapa wilayah yang saya amati terus menerus seperti Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara, hingga Sulawesi Utara dan berbagai provinsi lainnya,” imbuhnya.

Menurut aktivis 98 ini, dalam negara demokrasi juga menuntut para elit dan rakyatnya untuk siap kalah dan siap menang dalam setiap kontestasi pilkada

” Selain pemilu jurdil dan luber, demokrasi juga membutuhkan mental siap menang dan siap kalah dari elit dan rakyat nya,” ujarnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

 Desil Setan Ancam Putus Kuliah: Ratusan Anak Buruh Jakarta Kehilangan Beasiswa KJMU
Usai Evakuasi 8 Pendaki Wanita, KOPAJA Soroti Persiapan Pendakian
Pentingnya Teknologi bagi Para Kader Bela Negara
Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?
Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR
Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang
Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:16 WIB

 Desil Setan Ancam Putus Kuliah: Ratusan Anak Buruh Jakarta Kehilangan Beasiswa KJMU

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:54 WIB

Usai Evakuasi 8 Pendaki Wanita, KOPAJA Soroti Persiapan Pendakian

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:09 WIB

Pentingnya Teknologi bagi Para Kader Bela Negara

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:11 WIB

Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Berita Terbaru