Aroma Nepotisme Besar di Awal Pemerintahan, Torus Indonesia Dukung Presiden Prabowo Tegas

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 22 Maret 2025 - 00:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto umumkan Menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, (Minggu, 20/10/2024)

i

Keterangan foto : Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto umumkan Menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, (Minggu, 20/10/2024)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Analis Politik Torus Indonesia, Zulfiqar Abdul Rahman mendorong Presiden RI, Prabowo Subianto untuk bersikap tegas menyusul gaduhnya ‘Nepotisme Terbesar di KLHK RI’.

“Ya, dalam suatu pemberitaan disebut telah terjadi tindakan nepotisme dan kolusi terbesar di kementerian kehutanan. Kegaduhan ini tentu buruk bagi rekam jejak pemerintahan Prabowo Subianto nantinya, sehingga tindakan tegas sebaiknya dilakukan segera,” kata Zul dalam pesan singkat, Jumat (21/3/2025)

Di sisi lain, Zul juga mengapresiasi penjelasan resmi KLHK mengenai Operation Management Office (OMO) Indonesia’s FOLU (Forestry and Other Land Use) Net Sink 2030 yang disebut publik melibatkan 11 kader PSI.

Namun, kata Zul, itu dirasa kurang cukup karena tak menjelaskan kedudukan OMO Indonesia’s FOLU di KLHK.

“Agar tak bias karena faktanya publik menganggap pelibatan sejumlah orang di OMO Indonesia’s FOLU saat ini sebagai nepotisme di KLHK RI,” kata Zul.

Sebagaimana telah menjadi pemberitaan, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memasukkan sejumlah kader Partai Solidaritas Indonesia atau PSI dalam tim pengurus Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030. Hal tersebut termaktub dalam naskah Keputusan Menteri (Kepmen) Nomor 32 Tahun 2025 yang beredar di media sosial.

Sejumlah kader PSI yang masuk dalam kepengurusan itu di antaranya Andy Budiman sebagai dewan penasihat ahli, Endika Fitra Wijaya sebagai staf kesekretariatan bidang pengelolaan hutan lestari. Kemudian, nama Sigit Widodo tercantum dalam daftar anggota bidang peningkatan cadangan karbon, Furqan Amini Chaniago sebagai anggota bidang konservasi, dan Suci Mayang Sari sebagai anggota bidang penegakan hukum dan peningkatan kapasitas. Sementara itu, Raja Juli sendiri menjabat sebagai penanggung jawab atau pengarah FOLU Net Sink 2030.

Tindakan Raja Juli bisa Tampar Wajah Jokowi

Zul menjelaskan, bagaimanapun PSI memiliki relasi kesan publik kepada mantan Presiden Jokowi, “Karena partai ini diketahui publik dipimpin oleh Kaesang Pangarep putra Jokowi,”.

Sementara itu, kata Zul, “Jokowi sendiri saat ini belum bersih dari kesan cawe-cawe”.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Usai Evakuasi 8 Pendaki Wanita, KOPAJA Soroti Persiapan Pendakian
Pentingnya Teknologi bagi Para Kader Bela Negara
Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?
Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR
Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang
Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap
Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:54 WIB

Usai Evakuasi 8 Pendaki Wanita, KOPAJA Soroti Persiapan Pendakian

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:09 WIB

Pentingnya Teknologi bagi Para Kader Bela Negara

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:11 WIB

Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Selasa, 7 April 2026 - 23:07 WIB

Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR

Berita Terbaru