King Naga Tantang Statement Agus Rambo Soal Bang Andra

Teras Media

- Penulis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Dok Istimewa)

i

Foto (Dok Istimewa)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Viralnya di beberapa media online terkait statement Anggota DPRD Kabupaten Lebak yakni yang biasa disapa Agus Rambo, yang mana Agus Rambo berstatement bahwa pembangunan yang di realisasikan di Kabupaten Lebak oleh Gubernur Banten Bang Andra hanyalah yang di ajukan oleh kolega dan partai pendukungnya.

Atas pernyataan Agus Rambo tersebut menuai reaksi dari aktivis muda terkenal yakni King Naga Ketua GMBI Lebak, dirinya menganggap statement Anggota DPRD Lebak itu hanya opini belaka.

“Kalau benar dan punya nyali saya tantang Agus Rambo untuk membuka data dimata publik secara transparan,” kata King Naga, Kamis (14/8/2025).

Menurutnya, Karena itu adalah bagian dari Hak Masyarakat juga untuk mengetahuinya, Agus Rambo agar membuktikan secara publik Partai apa saja yang punya pesanan paket proyeknya serta pemenang tendernya berasal darimana dan berapa nilai proyeknya juga harus di buka dimata publik sebagai bentuk Keterbukaan Informasi Publik.

“Saya menganggap statement Anggota DPRD Lebak itu hanya opini belaka, kalau benar dan punya nyali saya tantang Agus Rambo untuk membuka data dimata publik secara transparan karena itu adalah bagian dari Hak Masyarakat juga untuk mengetahuinya,” tegasnya

Kemudian, masih kata King Naga, Agus Rambo agar membuktikan secara publik, Partai apa saja yang punya pesanan paket proyeknya, serta pemenang tendernya berasal darimana dan berapa nilai proyeknya juga harus di buka dimata publik sebagai bentuk Keterbukaan Informasi Publik.

Lebih lanjut, tidak hanya Provinsi Banten yang harus di buka datanya oleh Agus Rambo terkait adanya dugaan pesanan proyek-proyek pembangunan yang dimaksud Agus Rambo.

“Saya tantang juga Agus Rambo untuk membedah system tender proyek di Kabupaten Lebak adakah pesanan yang masuk atau dari keluarga atau murni siapa saja bisa ikut tender tanpa mendapatkan intervensi,” ujarnya

Saya kira, Sambung King Naga, tidak hanya Provinsi Banten yang harus di buka datanya oleh Agus Rambo terkait adanya dugaan pesanan proyek–proyek pembangunan yang dimaksud Agus Rambo.

“Saya tantang juga Agus Rambo untuk membedah system tender proyek di Kabupaten Lebak adakah pesanan yang masuk dari keluarga atau murni siapa saja bisa ikut tender tanpa mendapatkan intervensi,” tutup King Naga sambil tersenyum

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Polsek Tigaraksa Selidiki Hilangnya Kabel Sensor di Area Stasiun Daru
Dukung Penuh Langkah Kapolda Metro Jaya, Ombudsman: Rakyat Jakarta Butuh Jaminan Rasa Aman
Rakyat Butuh Rasa Aman, BaraNusa: Langkah Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal Harus Didukung
Sorotan Anggaran Hotel Rp 23 Miliar, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Berikan Penjelasan
Biaya Pengobatan Capai Rp641 Juta, Keluarga Sri Rahayu Merana: SPPG dan BGN Belum Beri Kepastian
Tinjau Langsung Fasilitas, Kajati Jabar Tekankan Integritas dan Sinergi Kejari Subang
Dana Tak Cair dan Pemilihan Bermasalah, Pengurus Daerah Desak Evaluasi Kadin Banten
Bongkar Kafe Diduga Ilegal, Kapolresta Tangerang Tuai Pujian: Ini Polisi Paham Hati Rakyat
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:09 WIB

Polsek Tigaraksa Selidiki Hilangnya Kabel Sensor di Area Stasiun Daru

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:00 WIB

Dukung Penuh Langkah Kapolda Metro Jaya, Ombudsman: Rakyat Jakarta Butuh Jaminan Rasa Aman

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:00 WIB

Rakyat Butuh Rasa Aman, BaraNusa: Langkah Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal Harus Didukung

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:16 WIB

Sorotan Anggaran Hotel Rp 23 Miliar, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Berikan Penjelasan

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB

Biaya Pengobatan Capai Rp641 Juta, Keluarga Sri Rahayu Merana: SPPG dan BGN Belum Beri Kepastian

Berita Terbaru

Keterangan foto : Jajaran personel Polsek Tigaraksa, di bawah naungan Polresta Tangerang, mendatangi lokasi Stasiun Kereta Api Daru, Kecamatan Jambe, pada Jumat (8/5/2026)

Hukum dan Kriminal

Polsek Tigaraksa Selidiki Hilangnya Kabel Sensor di Area Stasiun Daru

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:09 WIB

Keterangan foto : Komite Pemantau MBG melakukan audiensi dengan Kementerian HAM untuk menuntut keadilan bagi Sri Rahayu Adiningsih, Kamis (7/4/2026)

Nasional

Tanpa Jaminan Hukum, Pekerja MBG Berhak Gugat Pemberi Kerja

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:27 WIB