PPN 12 Tak Naik, Prabowo Sangat Peduli Aspirasi Rakyat

Teras Media

- Penulis

Kamis, 2 Januari 2025 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto umumkan Menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, (Minggu, 20/10/2024)

i

Keterangan foto : Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto umumkan Menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, (Minggu, 20/10/2024)

Ikuti kami di Google News

Jerry Massie (Direktur P3S)

Terasmedia.co – PPN 12 persen tak naik hanya PPN barang dan jasa mewah. Ini mwmberikan gambaran secara deskriptif akan resistensi masyarakat terkait kenaikan pajak. Ini bukti Prabowo pemimpin yang aangat peduli aspirasi masyarakat Di era Jokowi sangat berbeda jauh, kepedulian Jokowi sangat kecil kalau dia hanya peduli pada kaum elit dan kelompok borjuis saja.

Memang Indonesia tak salah memilih Prabowo, kabar gembira tahun 2025 ini dimana Prabowo melarang pembangunan puluhan tol, melarang impor beras, gula, garam dan bawang putih.

Ini adalah kemenangan buat rakyat Indonesia. Belum lagi akan ada subsidi beras 10 Kg, dan pengurangan biaya listrik.

Saya nilai Prabowo pemimpin yang tulus dan amanah yang lebih mengutamakan kepentingan rakyat.

Belum lagi program 3 juta rumah, dan makan bergisi gratis senilai Rp10.000.

Padahal masa pemerintahannya belum 100 hari tapi kinerjanya sangat fenomenal. Saya bisa samakan Prabowo dan Donald Trump nemiliki siikap kenegarawanan dan patriot. Selain keduanya cerdas dan memiliki konsep dan ide cemerlang membangun dan memajukan negaranya

“Saya sarankan agar program kejar pajak atau pengemplang pajak perlu dilakukan, audit kekayaan dan banyak yang menyembunyikan usaha mereka. Dan kalau perlu pajak yang bergerak dalan dunia usaha sumber daya alam perlu dioptimalkan. Kalau era Soeharto pajak justru bukan PPN itu hanya 20 persen rata-rata dari pajak SDA, ” tutup Jery.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Penguatan Mediasi Perselisihan Hubungan Industrial
Putusan Inkrah Diabaikan, Negara Di Mana?
Ilusi Pembatasan dan Legitimasi Eksploitasi Sistematis
Catatan Keras dari Jantung Patung Tani, 1 Mei 2026
Peradilan Militer Dalam Negara Hukum: Tanggapan Atas Pandangan Prof Jimly Asshidfiqie
Militansi Berbasis Keahlian, Perkuat LKS Pripartit Untuk Hubungan Industrial yang Adil
Pulang ke Rumah Sendiri: Gestur Politik Kebangsaan Andra Soni – PKB
Abdul Fickar Hadjar: KUHP Baru Berlaku Tiga Tahun Setelah Disahkan
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:47 WIB

Penguatan Mediasi Perselisihan Hubungan Industrial

Senin, 4 Mei 2026 - 14:54 WIB

Putusan Inkrah Diabaikan, Negara Di Mana?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:06 WIB

Ilusi Pembatasan dan Legitimasi Eksploitasi Sistematis

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:33 WIB

Catatan Keras dari Jantung Patung Tani, 1 Mei 2026

Minggu, 19 April 2026 - 08:37 WIB

Peradilan Militer Dalam Negara Hukum: Tanggapan Atas Pandangan Prof Jimly Asshidfiqie

Berita Terbaru

Keterangan foto : Kejari Kota Bekasi, Minggu (3/5/2026)

Hukum dan Kriminal

Kejari Kota Bekasi Usut Pungli Izin MCK Pasar Bantargebang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:54 WIB